Bismillah, banyak cerita apa adanya dari anak seorang penghulu/lebe (sekarang P3N) di pinggiran Jakarta ini.
Minggu, 28 November 2010
Perjuangan Tak kenal Henti
Kamis, 21 Oktober 2010
Karena Allah, Kami Cinta Negeri Ini
Kamis, 07 Oktober 2010
Bagaimana Amalan Kita, Itu Yang Penting
Subhanallah, sebuah inspirasi yang sungguh bermakna untuk kehidupan kita. Ternyata dihadapan Allah yang terpenting bukan siapa dan menjadi apa kita. Demikian ungkapan dari Gubernur Jawa Barat yang merupakan seorang Kader Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) saat memberi sambutan pada Upacara Sambut Pisah Kapolda Jawa Barat.
Terpenting kata beliau adalah saat menjadi apa pun kita, selalu ada dalam ketulusan dan keiklasan dalam beribadah kepada Allah.
Mangga, lebih lengkap baca http://www.tribunjabar.co.id/read/artikel/31238/heryawan-masa-depan-ibarat-barang-ghaib
Selasa, 05 Oktober 2010
Kado Terindah Dari Teman FB
Sebuah Kado.. Bernama 'RENUNGAN' (Untuk hari ini dan esok)
Bila Usia...
Dibawa masa untuk pergi
Hanya sekelip mata
Digulung shubuh.. ia pergi
Dilipat pagi.. ia berganti
Digeser siang.. ia berlalu
Dihapus senja.. ia berpacu
Didorong malam.. ia pun hilang
Bila usia..
Hanyalah titik-titik masa
Bagi sependar mimpi tuk berjaya
Melebur diri dengan visi misi membumi
Lupa akan kesementaraan hidup
Lalu lena dalam karya-karya semu
Mengejar apa.. yang berguna hanya untuk dunia
Melalai sinergi antara cahaya dunia.. dengan pendaran akhirat
Sedang hidup hanya sekejap
Khawatirnya..
Tiba-tiba terputus..
Sedang raga.. dan jiwa.. belum siap adanya
Bila usia..
Di tangan kedewasaan
Pemilik karakter-karakter kebaikan
Maka ia adalah nur
Yang merancang jembatan kebahagiaan
Dari sudut dunia
Menuju ke....
Mau Lengkapnya http://www.facebook.com/note.php?note_id=437598408859&id=1464344469&ref=mf
Rabu, 01 September 2010
Banyak Hal Selain Cinta Yang Belum Kita Miliki
Kaya Tak Mesti Hidup Mewah, sebagaimana tulisan Bapak Agung Yulianto di bawah ini:
Lebih mudah mencari uang daripada membelanjakannya. Anda percaya katakata itu? Namun, itulah jargon Warren Buffet, salah satu orang terkaya di dunia yang menghimpun pundi-pundi harta sampai 47 miliar dolar AS. Kalimat ini tentu mudah diucapkan para miliarder yang kelebihan duit. Namun, Buffet benar-benar serius dengan ucapannya itu.
Pada 2006 dia menghibahkan 83 persen kekayaannya senilai 37 miliar dolar AS yang sebagian besar dalam bentuk saham ke Yayasan Bill Gates, pemilik Microsoft yang menjadi orang terkaya nomor dua dunia. Dua persen lagi kekayaannya juga dihibahkan ke berbagai yayasan dan proyek amal.
Setahun sebelumnya, Buffet dan Gates bertemu secara pribadi. Pertemuan hanya dijadwalkan berlangsung setengah jam. Ketika keduanya bersua, pertemuan molor sampai 10 jam. Gates menjadi pe ngagum berat Buffet.
Hingga kini, Buffet masih tinggal di rumah yang dibelinya 50 tahun lalu seharga 31.500 dolar AS di Omaha, Nebraska. Rumah yang cukup besar, tapi sederhana, masih seperti ketika pertama kali dibeli. Bentuk rumah berdinding kayu tanpa pagar itu bahkan lebih mirip gudang pertanian ( barn) model gambrel.
Bagaimana dengan kita, bila belum menjadi milyader setidaknya kita sedang berusaha hidup enak, hemat dan selalu berbagi.
Lebih lengkapnya dapat dibaca di http://agungyulianto.net/?p=198
Selasa, 17 Agustus 2010
Belahan Jiwa
Seiring berjalan waktu, 14 tahun kami melangkah membangun cinta tak pernah lekang. Semoga menambah warna cinta dalam kehidupan kami, sepanjang waktu menghampiri dalam ketaatan kepadaNYA.